NEWSPengupahan

Kenaikan Upah Tahun 2023 Belum Jelas, Buruh Robohkan Pagar Dinas Ketenagakerjaan

BEKASI – Kesal dengan sikap arogan Kepala Dinas Tenaga Kerja (KADISNAKER) Kota Bekasi Ika Indah Yarti yang telah tiga kali tidak hadir saat rapat Dewan Pengupahan Kota (DEPEKO) Kota Bekasi. Massa buruh Aliansi serikat pekerja (SP) dan serikat buruh (SB) Kota dan Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam wadah Buruh Bekasi Melawan (BBM) hari ini mengancam akan demo besar-besaran dan menduduki kantor Disnaker Kota Bekasi.

“Kalau sampai hari ini tidak ada keputusan dari Dewan Pengupahan Kota (DEPEKO) Kota Bekasi tidak memutuskan upah minimum Kota (UMK) Kota Bekasi dan UMUM tahun 2023. “Maka jangan salahkan jika hari ini, massa Aliansi buruh Kota Bekasi akan turun aksi demo besar-besaran, dan kalau perlu kita duduki kantor Disnaker Kota Bekasi, selanjutnya kita jadikan kantor Aliansi Buruh Kota Bekasi,”kata Supriyanto salah satu Korlap Aksi Demo buruh dalam orasinya dari atas podium, Selasa (8/11/2023) siang ini.

Dari pantauan MediaSpkepspsiBks massa aksi demo aliansi buruh Kota Bekasi saat ini mulai memanas dan massa aksipun berhasil merobohkan pagar kantor Disnaker Kota Bekasi di Jalan Achmad Yani Raya, Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Selain itu massa aksi demo buruh dari penjuru Bekasi, saat ini infonya juga sedang berkonvoi menuju kantor Disnaker Kota Bekasi. Koordinator Aksi Kota Bekasi Masrul Zambak, SH menyatakan bahwa rapat DEPEKO Kota Bekasi akan dimulai pada Selasa tanggal 8 November 2022 Pukul 13.00 WIB siang nanti.

Selain itu Aliansi buruh Kota Bekasi juga mengajukan tuntutan, “meminta Ketua Dewan Pengupahan Kota Bekasi yang tak lain adalah Kadisnaker Kota Bekasi, yaitu Ibu Ika Indah Yarti untuk menghadiri rapat DEPEKO Kota Bekasi siang ini dan berani memutuskan kenaikkan UMK Kota Bekasi tahun 2023 sebesar 25 persen.

Dikutip dari MediaGaruda.co.id

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker