Purwakarta, spsibekasi.org – Tasyakuran Hari Ulang Tahun ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan peringatan Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo) Tahun 2026 berlangsung khidmat dan meriah di Pusdiklat KSPSI, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026). Ribuan buruh dari berbagai federasi yang tergabung dalam KSPSI AGN memadati area kegiatan yang terbagi dalam tiga tenda besar dan seluruhnya dipenuhi peserta sejak siang hari.
Agenda tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Bupati Purwakarta, serta tamu undangan dari federasi nasional maupun internasional. Kehadiran para pemimpin serikat pekerja dunia turut memberikan pesan solidaritas global, di antaranya Luc Triangle (General Secretary ITUC), Shoya Yoshida (General Secretary ITUC-Asia Pacific), Patuan Samosir (ASEAN TUC), serta Senior Director ITUC-Asia Pacific.
Dalam laporannya, Mustopo selaku Bendahara PP SP KEP SPSI sekaligus Ketua panitia menyampaikan bahwa pembangunan Pusdiklat KSPSI dilakukan secara swadaya bersama seluruh elemen organisasi. “Awalnya lancar, sekarang agak tersendat,” ujarnya berseloroh, seraya berharap pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan tersebut dapat segera rampung sesuai rencana sebagai pusat kaderisasi dan penguatan kapasitas buruh Indonesia.
Acara dilanjutkan dengan penayangan video dokumenter perjalanan pembangunan Pusdiklat KSPSI sejak groundbreaking atau peletakan batu pertama pada Agustus 2023. Video tersebut juga dirangkai dengan ucapan selamat dari berbagai tokoh nasional dan internasional, termasuk Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.
Presiden KSPSI sekaligus Presiden ATUC dan Penasihat Kapolri, Andi Gani Nena Wea, SH, MH., dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum HUT ke-53 ini menjadi tonggak konsolidasi dan penguatan ekonomi organisasi. Dalam kesempatan itu diumumkan sejumlah koperasi serikat pekerja dengan aset terbesar, termasuk Koperasi Kahatex yang tercatat memiliki aset mencapai Rp750 miliar. Capaian tersebut turut disampaikan dan diapresiasi oleh Kapolri sebagai bukti kemandirian ekonomi buruh.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., yang menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan keterampilan pekerja dalam menghadapi tantangan global. Ia juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan Pusdiklat KSPSI sebagai pusat peningkatan kapasitas sumber daya manusia pekerja Indonesia.
Dalam sambutannya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen buruh untuk bersama-sama menjaga iklim investasi di Tanah Air. Menurutnya, keseimbangan antara pertumbuhan investasi dan perlindungan hak pekerja merupakan kunci menuju Indonesia Emas 2045.
“Di satu sisi investasi terus bertumbuh, namun di sisi lain aspirasi buruh tetap harus terjaga. Ini tentunya kita kelola dengan baik, sehingga kemudian semuanya bisa menjadi hal yang mampu kita wujudkan, Indonesia menjadi negara yang betul-betul bisa lepas landas menuju Indonesia Emas di tahun 2045,” ujar Jenderal Sigit di Jatiluhur, Purwakarta.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran bintang tamu religi Opick (Aunur Rofiq Lil Firdaus) yang mengajak Kapolri, Menteri Ketenagakerjaan, dan Presiden KSPSI untuk bernyanyi bersama, menambah kehangatan dan kebersamaan dalam peringatan HUT KSPSI ke-53.
Momentum tasyakuran ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga simbol soliditas gerakan buruh nasional dalam memperkuat peran strategisnya menjaga stabilitas industri, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Her-spsibekasi.org




