BekasiNEWS

Empat Anggota Tak Terima Bonus, Serikat Pekerja Sinar Syno Kimia Jawab dengan Solidaritas Bersama

Soliditas dan Solidaritas Bukan Sekadar Jargon, PUK SP KEP SPSI PT Sinar Syno Kimia Tegaskan Komitmen Hadapi Ketidakpastian Zaman

Bekasi, spsibekasi.org — Soliditas dan solidaritas bukan sekadar slogan organisasi, melainkan nilai fundamental yang wajib dijaga dan dipraktikkan oleh setiap anggota PUK apabila ingin tetap bertahan di tengah dinamika dan ketidakpastian zaman yang kian nyata. Prinsip inilah yang terus ditegaskan PUK SP KEP SPSI PT Sinar Syno Kimia sebagai fondasi utama kekuatan organisasi kelas pekerja.

Dalam perspektif perjuangan buruh, soliditas tidak dimaknai sebatas kuantitas massa, melainkan sebagai kesatuan sikap, keteguhan komitmen, serta kerapatan barisan yang tidak mudah dipecah oleh kepentingan apa pun. Sementara itu, solidaritas merupakan ikatan senasib sepenanggungan yang menjadikan persoalan satu anggota sebagai tanggung jawab bersama. Kedua nilai tersebut menjadi syarat mutlak bagi keberlangsungan dan eksistensi organisasi pekerja.

Sejarah pergerakan buruh di Kabupaten dan Kota Bekasi menjadi saksi nyata bahwa berbagai capaian penting tidak pernah lahir secara instan. Keberhasilan mendorong lahirnya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), terbentuknya persatuan tiga konfederasi buruh terbesar dalam satu koalisi nasional, hingga kemenangan perjuangan pengangkatan status kerja dari PKWT menjadi PKWTT, semuanya merupakan hasil dari soliditas dan solidaritas yang terbangun kuat di akar rumput. Bekasi telah menjadi kawah candradimuka pergerakan buruh nasional, tempat di mana persatuan terbukti mampu mengubah kebijakan yang sebelumnya dianggap mustahil.

Di tengah tekanan ekonomi dan ketidakpastian global, PUK SP KEP SPSI PT Sinar Syno Kimia tetap berdiri tegak dan konsisten menjaga nilai-nilai tersebut. Baik dalam lingkup internal perusahaan maupun dalam perjuangan eksternal di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional, organisasi ini terus mengambil peran sebagai salah satu lokomotif pergerakan kelas pekerja di Bekasi.

Ujian nyata kembali hadir di penghujung tahun 2025. Sebanyak 10 anggota PUK SP KEP SPSI PT Sinar Syno Kimia diketahui tidak menerima bonus tahunan akibat persoalan absensi, kelalaian, dan kesalahan fatal yang berdampak pada perusahaan. Melalui proses advokasi yang dilakukan organisasi, enam anggota telah berhasil mendapatkan kembali hak bonusnya, sementara empat anggota lainnya masih dalam proses pendampingan.

Secara normatif, kondisi tersebut memang berimplikasi pada hilangnya hak bonus. Namun secara organisatoris, PUK menegaskan bahwa seluruh anggota adalah satu keluarga besar yang tidak boleh ditinggalkan. Atas dasar itu, organisasi mengeluarkan instruksi kepada seluruh anggota untuk menarik Dana Perjuangan, yang sebagian akan disalurkan kepada empat anggota tersebut agar tetap dapat menopang kebutuhan keluarga di tengah situasi sulit.

Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata pengamalan soliditas dan solidaritas, sekaligus untuk memastikan kekompakan dan keutuhan organisasi tetap terjaga. PUK SP KEP SPSI PT Sinar Syno Kimia menyadari bahwa tantangan hubungan industrial ke depan akan semakin kompleks seiring tekanan global terhadap kelas pekerja. Hanya dengan barisan yang rapat dan kepedulian yang tulus, ketidakpastian tersebut dapat dihadapi bersama.

Kontributor: Heri Budiono
Editor: Her-spsibekasi.org

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker