NEWSSosial

Serikat Pekerja PT NOK Indonesia Serahkan Rp10,4 Juta untuk Bulan Dana Kemanusiaan PMI Kabupaten Bekasi

Tak Hanya Berjuang di Tempat Kerja, Anggota Serikat Pekerja PT NOK Indonesia Bergerak untuk Kemanusiaan

BEKASI — Kepedulian terhadap kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh pekerja melalui PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia. Sebanyak Rp10.400.000 dana kemanusiaan yang dihimpun dari anggota diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Bulan Dana Kemanusiaan PMI Kabupaten Bekasi Tahun 2026.

Penyerahan dana berlangsung hari ini, Senin 10 Agustus 2026 di Kantor PMI Kabupaten Bekasi, Jl. Raya Teuku Umar No. 49, Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, dan diterima langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Bekasi, Drs. H. Akhmad Kosasih.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Bekasi Nomor 100.3.3.2/KEP.351-KESRA/2026 tentang Izin Penyelenggaraan Gerakan Bulan Dana Kemanusiaan PMI Kabupaten Bekasi Tahun 2026.

Gerakan tersebut diawali dengan surat edaran dari PMI Kabupaten Bekasi kepada DPC KSPSI Kabupaten/Kota Bekasi sebagai ajakan untuk membangun dan memperkuat kepedulian sosial serta kemanusiaan di kalangan pekerja. Menindaklanjuti surat tersebut, DPC KSPSI Kabupaten/Kota Bekasi kemudian meneruskannya kepada PUK-PUK SPSI di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi untuk bersama-sama berpartisipasi dalam menyukseskan Gerakan Bulan Dana Kemanusiaan PMI Kabupaten Bekasi Tahun 2026.

Ketua PMI Kabupaten Bekasi, Drs. H. Akhmad Kosasih, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian jajaran PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia, khususnya anggota PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia.

“Atas nama Palang Merah Indonesia, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Anggota PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia terhadap upaya-upaya kemanusiaan yang dilaksanakan PMI Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan dan dukungan masyarakat, termasuk dari kalangan pekerja, sangat berarti dalam mendukung berbagai program kemanusiaan PMI. Salah satu fokus utama PMI Kabupaten Bekasi saat ini adalah penanganan dampak El Nino dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah.

Menurutnya, bencana kekeringan telah berdampak pada lima kecamatan dan sekitar 20 desa di Kabupaten Bekasi. PMI saat ini memprioritaskan penanganan di antaranya di Kecamatan Bojongmangu dan Cibarusah.

“Setiap hari kami mengerahkan empat tangki air. Sejak 24 Juli 2026, kami sudah mendistribusikan air untuk masyarakat hingga mendekati satu juta liter,” jelasnya.

Selain distribusi air bersih, PMI juga memberikan perlengkapan pendukung kepada masyarakat, antara lain 200 ember, 200 jeriken, dua toren berkapasitas 5.000 liter, dan dua toren berkapasitas 2.000 liter.

Dalam waktu dekat, PMI juga akan menambah 10 toren berkapasitas 5.000 liter untuk mempercepat dan meningkatkan efisiensi distribusi air kepada masyarakat terdampak.

“Kami ingin distribusi air menjadi lebih cepat dan efisien. Dengan adanya penampungan, masyarakat bisa mengambil air sesuai kebutuhan tanpa harus menunggu distribusi langsung dari tangki,” tambahnya.

Penyerahan dana kemanusiaan dari anggota PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia menjadi bukti bahwa gerakan serikat pekerja tidak hanya berorientasi pada perjuangan hubungan industrial, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Her-spsibekasi.org

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker