NasionalNEWS

Andi Gani Bertemu Menaker, Bahas Penyelamatan Pekerja PT Granitoguna Building Ceramics

KSPSI dan Kemenaker Bahas Penyelamatan PT Royalboard Banguninti Granito, Fokus Cegah PHK dan Tingkatkan Kompetensi Pekerja

JAKARTA — Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di bawah kepemimpinan Andi Gani Nena Wea terus bergerak mengawal keberlangsungan usaha dan perlindungan hak-hak pekerja. Pada Kamis, 2 Juli 2026, KSPSI bersama Pimpinan Pusat FSP KEP SPSI, Pimpinan Cabang FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi, serikat pekerja, serta manajemen PT Granitoguna Building Ceramics menggelar pertemuan dengan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jalan Gatot Subroto, Kuningan, Jakarta Selatan tersebut membahas langkah strategis penyelamatan perusahaan di tengah tekanan industri, sekaligus memastikan perlindungan terhadap pekerja agar terhindar dari pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dalam keterangannya kepada media, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepahaman penting antara manajemen perusahaan, serikat pekerja, dan pemerintah.

“Salah satu poin utama yang dibahas adalah peningkatan keterampilan atau upskilling bagi karyawan PT Granitoguna Building Ceramics. Langkah ini penting agar pekerja memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah tantangan industri yang terus berubah,” ujar Andi Gani.

Selain itu, untuk meminimalisir risiko PHK, pekerja yang terdampak akan diupayakan penyalurannya ke perusahaan lain yang masih berada dalam grup holding yang sama. Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk menjaga keberlangsungan pekerjaan para karyawan.

Andi Gani juga mengapresiasi perhatian pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, dalam mendorong kebijakan yang mendukung keberlangsungan industri nasional. Menurutnya, penurunan harga gas industri mulai memberikan dampak positif bagi sektor manufaktur.

“Dengan mulai turunnya harga gas industri, kondisi perusahaan perlahan membaik. Beberapa pekerja yang sebelumnya dirumahkan kini sudah mulai kembali bekerja,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong setiap perusahaan dan pekerja untuk mengedepankan komunikasi yang konstruktif dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Kami dari Kementerian Ketenagakerjaan selalu mendorong agar dinamika hubungan industrial diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, dan mufakat. Tantangan yang dihadapi perusahaan harus bisa diselesaikan melalui dialog bipartit yang sehat,” ujar Yassierli.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan daya saing perusahaan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia. Menurutnya, salah satu solusi yang ditawarkan Kemenaker adalah mendorong PT Granitoguna Building Ceramics untuk mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi yang tersedia di Kementerian Ketenagakerjaan.

“Kami menawarkan solusi melalui program upskilling agar perusahaan tetap bertahan dan pekerja memiliki kompetensi yang lebih baik. Saat ini juga tersedia program magang dan pelatihan yang didorong pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja nasional,” jelasnya.

Yassierli berharap sinergi antara pemerintah, manajemen perusahaan, dan serikat pekerja dapat menciptakan solusi berkelanjutan yang tidak hanya menyelamatkan perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan pekerja.

Her-spsibekasi.org

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker