Manajemen dan Serikat Pekerja PT Djabesmen Perkuat Kolaborasi Pasca Perundingan Upah 2026
Momentum Kebersamaan, PT Djabesmen dan Serikat Pekerja Kompak Jaga Tren Positif Perusahaan
Subang — Manajemen dan serikat pekerja PT Djabesmen menggelar kegiatan silaturahmi dan konsolidasi usai selesainya perundingan upah tahun 2026. Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran manajemen dan pengurus serikat pekerja ini berlangsung selama dua hari, pada 17-18 April 2026, bertempat di Villa Cempaka Asri, Jl. Villa Cempaka, Jl. Sariater, Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Ketua PUK SP KEP SPSI PT Djabesmen, Mulyadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa hubungan antara perusahaan dan serikat pekerja tidak hanya cukup harmonis, namun harus terus ditingkatkan menjadi hubungan yang kolaboratif. Hal ini sejalan dengan pesan Menteri Ketenagakerjaan yang mendorong terciptanya hubungan industrial yang produktif dan saling mendukung.
Sementara itu, Human Resources Development Department Head PT Djabesmen, Adi Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya perundingan upah yang berjalan lancar. Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh pekerja dalam menjaga kinerja perusahaan agar tetap berada pada tren positif di tengah dinamika industri saat ini.
Perwakilan PC FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi, Ono Kartono, menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, selesainya perundingan upah tahun 2026 merupakan capaian yang patut disyukuri, terlepas dari besar kecilnya kenaikan yang diperoleh.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PC FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi, Moh. Yusuf, menilai kondisi hubungan ketenagakerjaan di PT Djabesmen telah berjalan dengan baik. Ia berharap situasi kondusif ini dapat terus dipertahankan, serta menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara manajemen dan serikat pekerja dalam menghadapi berbagai tantangan perusahaan ke depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara manajemen dan serikat pekerja semakin kuat dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, adaptif, dan berkelanjutan.




