Bekasi, spsibekasi.org – Perjanjian Kerja Bersama (PKB) merupakan salah satu indikator penting kesejahteraan pekerja sekaligus cerminan keberlanjutan dan kesehatan perusahaan. Setelah melalui proses perundingan panjang dan dinamis, PKB ke-14 PT Mattel Indonesia (MI) resmi ditandatangani pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Silkstone Room PT Mattel Indonesia, Kawasan Industri Jababeka 2, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Penandatanganan PKB ini merupakan hasil dari 13 kali perundingan yang berlangsung sejak 22 September hingga 2 Desember 2025. PT Mattel Indonesia sendiri merupakan perusahaan manufaktur mainan anak-anak berskala internasional yang telah lama beroperasi di Indonesia.
Acara tersebut dihadiri sekitar 130 orang yang terdiri dari perwakilan serikat pekerja, baik dari SP KEP SPSI maupun FSPMI, perwakilan pekerja, serta jajaran manajemen PT Mattel Indonesia. Kegiatan dimulai pukul 11.30 WIB dengan penampilan Tari Saman oleh pekerja PT Mattel Indonesia, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu paduan suara pekerja.
Ketua Panitia Penyelenggara, Harry Syahrial selaku P&C Director PT Mattel Indonesia, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim perunding yang telah bekerja keras menyelesaikan PKB ke-14 ini. Ia menegaskan bahwa proses perundingan bukan sekadar membahas pasal dan angka, melainkan mencerminkan tanggung jawab bersama antara serikat pekerja dan manajemen dalam menjaga perusahaan sebagai “rumah bersama”. Ia juga mengapresiasi kesabaran seluruh pekerja selama proses perundingan berlangsung dan berharap PKB yang telah disepakati dapat membawa PT Mattel Indonesia mencapai kinerja yang lebih tinggi di masa mendatang.
Ketua PUK SP KEP SPSI PT Mattel Indonesia, Lili Samsudin yang akrab disapa Bung Jarot, menyampaikan bahwa proses perundingan PKB bukanlah hal yang mudah. Ia mengucapkan terima kasih kepada manajemen yang telah membuka ruang dialog secara terbuka. Menurutnya, PKB bukan hanya soal angka dan pasal, tetapi menjadi pedoman bersama dalam bekerja, menjaga ketenangan hubungan industrial, serta memastikan keberlangsungan perusahaan. Ia berharap komunikasi yang telah terbangun selama proses perundingan dapat terus dijaga dan setiap perbedaan pandangan ke depan diselesaikan melalui musyawarah dan dialog.
Sementara itu, Ketua PC FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi, Moh. Yusuf, SH, MH, menyampaikan ucapan selamat atas ditandatanganinya PKB ke-14 PT Mattel Indonesia. Ia menilai keberhasilan ini sebagai bukti terjalinnya hubungan industrial yang harmonis, ditandai dengan budaya musyawarah, kemitraan, dan gotong royong antara pekerja dan manajemen. Ia juga mengajak seluruh pekerja untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan, karena kemajuan perusahaan akan sejalan dengan meningkatnya kesejahteraan pekerja.
Melalui sambungan daring, Rajesh Hurkat selaku Director P&C Asia Manufacturing Tooling, MSC & Vietnam, menyampaikan bahwa penandatanganan PKB ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan wujud nyata hubungan industrial yang sehat. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses negosiasi yang tidak mudah, namun berhasil diselesaikan demi kepentingan bersama. Ia menegaskan komitmen Mattel untuk menciptakan lingkungan kerja yang menghargai karyawan sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis jangka panjang, sejalan dengan nilai-nilai budaya Mattel di kawasan Asia.
Presiden Direktur PT Mattel Indonesia, Roy Tandean, dalam sambutannya menyampaikan bahwa substansi PKB sebenarnya telah disepakati sejak 2 Desember 2025 sehingga manfaatnya sudah dapat dirasakan oleh pekerja meskipun baru ditandatangani secara resmi hari ini. Ia menekankan bahwa dalam proses perundingan terdapat berbagai kepentingan, namun yang harus dimenangkan adalah kepentingan bersama, yakni keberlanjutan perusahaan dan kesejahteraan pekerja. Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mengikuti dinamika regulasi ketenagakerjaan agar implementasi PKB berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat bagi semua pihak.
Acara penandatanganan PKB ke-14 PT Mattel Indonesia berakhir pada pukul 12.45 WIB, ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan perusahaan dan kesejahteraan pekerja, serta dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama dalam suasana penuh kebersamaan.
Her-spsibekasi




