BekasiNEWS

Evaluasi Akhir Tahun 2025, PUK SP KEP SPSI PT Unilever Konsolidasikan Kekuatan Badan Komisariat

Soliditas Bakor Kunci Perjuangan Buruh, PUK SP KEP SPSI Unilever Gelar Evaluasi

Bekasi, spsibekasi.org — PUK SP KEP SPSI PT Unilever Indonesia Tbk Jakarta menggelar rapat koordinasi rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali, sekaligus dirangkaikan dengan agenda evaluasi kinerja akhir tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada 24 Desember 2025 mulai pukul 10.00 WIB bertempat di RM Waroeng Gecok, Kawasan Industri Jababeka Blok H 1-5, Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting karena dilaksanakan di penghujung tahun 2025, dengan fokus utama pada evaluasi kinerja masing-masing bidang dan Badan Koordinator (Bakor) selama satu tahun terakhir. Setiap Pengurus memaparkan capaian program kerja, progres pelaksanaan di masing-masing area atau plant, serta mengidentifikasi pekerjaan rumah (PR) yang akan menjadi fokus pada tahun 2026. Evaluasi ini juga diarahkan untuk memastikan kesinambungan program hingga berakhirnya masa periode kepengurusan pada tahun 2027.

Dalam kegiatan tersebut, para Bakor yang mewakili berbagai unit kerja atau “plant” menyampaikan laporan masing-masing. Perwakilan hadir dari berbagai site, antara lain TBB, NSD, Liquid, Savoury dan Skin serta perwakilan dari Head Office dan Depo. Sementara itu, peserta dari depo-depo Unilever di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, turut mengikuti rapat secara daring melalui Zoom. Secara keseluruhan, sekitar 60 orang Bakor terlibat aktif dalam agenda ini, mencerminkan semangat kebersamaan dan keterwakilan wilayah secara nasional.

Menariknya, lokasi kegiatan, RM Waroeng Gecok, diketahui sekitar 50 persen sahamnya dimiliki oleh seorang aktivis serikat pekerja PT Unilever Indonesia, yang dikenal dengan sapaan Bang Andre. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula harapan agar ke depan tempat ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu lokasi kegiatan organisasi, khususnya untuk wilayah Kabupaten Bekasi, karena suasananya yang kondusif dan jauh dari kebisingan.

Ketua PC FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi, Moh. Yusuf dalam arahannya menekankan pentingnya penguatan organisasi di tengah dinamika regulasi ketenagakerjaan yang terus berubah. Ia menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan ini tidak dapat berlangsung lama karena harus melanjutkan agenda perjuangan ke Bandung. Dalam pemaparannya, Ketua PC menyoroti perkembangan regulasi pemerintah, khususnya Undang-Undang Cipta Kerja, yang dinilai masih memiliki potensi persoalan hukum dan belum sepenuhnya berpihak pada kepentingan buruh.

Ia juga menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi yang memerintahkan pemerintah untuk menyusun undang-undang baru dalam jangka waktu tertentu, serta lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 yang hingga kini masih menuai kritik dari kalangan serikat pekerja. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut serikat pekerja untuk semakin memperkuat posisi tawarnya.

Lebih lanjut, Ketua PC menegaskan bahwa Perjanjian Kerja Bersama (PKB) memiliki peran strategis dalam situasi regulasi yang dinamis. Ia menyebut bahwa hukum otonom berupa PKB dalam praktiknya dapat menjadi instrumen perlindungan yang lebih kuat dibandingkan hukum heteronom atau peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, evaluasi dan penguatan PKB menjadi hal yang mutlak, meskipun tantangannya semakin besar. Ia juga menekankan bahwa penyelesaian perselisihan hubungan industrial harus tetap mengedepankan prinsip musyawarah dan mufakat.

“Bakor adalah kunci keberhasilan organisasi. Soliditas dan kekompakan menjadi modal utama dalam memperkuat perjuangan serikat pekerja,” tegasnya.

Agenda rapat koordinasi ini turut menghadirkan sejumlah narasumber. Ono Kartono dari PC FSP KEP SPSI menyampaikan materi tentang pentingnya solidaritas dan soliditas organisasi. Selain itu, materi mengenai propaganda positif disampaikan oleh Rio Affandi Siregar dari PD FSP KEP SPSI Provinsi Sumatera Utara, serta penguatan internal organisasi dipaparkan oleh Ketua PUK SP KEP SPSI PT Unilever Indonesia, Norvan R. Lubis.

Melalui rapat koordinasi dan evaluasi ini, PUK SP KEP SPSI PT Unilever Indonesia Tbk Jakarta berharap seluruh Bakor dan bidang semakin solid, terarah, dan siap menghadapi tantangan perjuangan ketenagakerjaan pada tahun 2026 dan seterusnya.

Her-spsibekasi.org

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker