Kegiatan SPKEP SPSI Bekasi

PERNYATAAAN MENGEJUTKAN PEMERINTAH

RAKERNAS SP KEP SPSI 2021

Rapat Kerja Nasional SP KEP SPSI Tahun 2021 dengan mengusung tema Reaktualisasi pelaksanaan 6 (enam) agenda penguatan SP KEP SPSI menjawab tantangan Omnibus law/Cipta kerja, menuju SP KEP SPSI berkelas dunia yang dihadiri utusan dari seluruh Indonesia diselenggarakan di Hotel Grand Tjokro – Jakarta barat.

Agenda yang diselenggarakan selama 3 hari (13-15 Oktober 2021) dimulai pada jam 14.50 WIB. dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan doa oleh Ketua PC FSP KEP SPSI (Bpk Zen Mutowali SH, CLA), menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta dan Menyanyikan Mars SPSI serta pembacaan Panca Prestya SP KEP SPSI.

Dalam sambutannya Bpk R Abdullah menyampaikan bahwa Serikat Pekerja harus berubah karena tantangan jaman dan hubungan industrial yang semakin rumit. dan beberapa langkah yang harus dilakukah salah satunya adalah dengan merubah konstitusi Organisasi. untuk diketahui bahwa SP dahulu hanya ada 3 organisasi yaitu Korpri, PGRI dan SPSI dan sekarang ada sekitar 146 SP  sehingga terjadi perebutan anggota dan lunturnya nilai persatuan.

Perwakilan dari APINDO (Bpk Danang) menyampaikan bahwa Omnibus Law adalah salah satu bentuk reformasi regulasi. dan SP adalah ibu dari pekerja sedangkan Apindo adalah Bapak dari pekerja sehingga bagaimana dapat mempertahankan dan menjaga hubungan ini dapat terus membaik demi masa depan pekerja yang lebih baik lagi, dan semoga dalam Rakernas dapat menghasilkan rekomendasi2 terbaik untuk kemajuan serikat pekerja.

Presiden kSPSI Andi Gani Nena Wea dalam sambutannya menyampaikan tidak ada perjuangan yang berhasil karena ketokohan seseorang, semua karena kebersamaan dalam perjuangan. dan kita semua punya peran besar. saat ini kita sedang menunggu hasil JR mudah2an kita mendapat hasil terbaik. Selamat Rakernas dan mudah2an menghasilkan keputusan strategis untuk organisasi, dan semoga Rakernas berjalan dengan baik.

Dirjen PHI Dra. Indah Anggoro Putri, M. Bus. sebagai bagian dari pemerintah mewakili Kemenaker RI, dalam sambutannya menyampaikan bahwa jumlah pekerja yang berserikat saat ini berjumlah 3.256.025 orang dan 650.000 orang ada dibawah komando Presiden KSPSI (Andi Gani Nena Wea) sehingga dapat dikatakan bahwa KSPSI adalah organisasi Serikat Pekerja terbesar di Indonesua, disampaikan juga bahwa tidak ada hubungan tripartit di dunia ini yang betul-betul rukun karena memang pasti ada friksi dalam perjalanannya. Sementara Ketimpangan data dari beberapa persoalan masih terjadi di Indonesia demikian juga dengan data PHK dan diprediksi potensi PHK di Indonesia akan semakin besar akibat dari Pandemi Covid-19. Dan salah satu indikator bahwa saat ini kondisi perburuhan sedang mengalami kesulitan adalah meningkatnya pencairan JHT sampai dengan Agustus 2021 mencapai 900.000 pengajuan, sebagai bagian dari Pemerintah Ibu Putri menyampaikan bahwa Hoax dan Tidak benar Pernyataan Pemerintah yang menganjurkan PKB harus disesuaikan dengan Omnibus Law beserta aturan turunan pelaksanaannya selain itu juga disampaikan bahwa PKB yang sudah baik jangan diturunkan nilainya, kecuali kondisi keuangan perusahaan yang sedang turun dan hal ini harus dirundingkan dengan serikat. Sontak pernyataan ini direspon dengan meriah oleh peserta RAKERNAS karena dapat menjadi energi tambahan dalam perjuangan Serikat Pekerja melawan Omnibus Law dan juga disampaikan ketika berselisih jangan kemudian langsung pengusaha memanggil pengacara sebaiknya dibicarakan terlebih dahulu dengan Serikat pekerja. selain itu juga diinformasikan juga bahwa pada tanggal 20 dan 21 November 2021 akan dilakukan pertemuan secara tripartit dalam rangka pembahasan penetapan upah Minimum 2022. diakhir sambutannya perwakilan dari Kemenaker bersama dengan presiden KSPSI, Ketua SP KEP SPSI dan perwakilan Apindo membuka RAKERNAS SP KEP SPSI secara resmi tepat pada pukul 16.57 WIB.

Rakernas kali ini juga dilakukan dengan cara virtual yang melibatkan unsur KSPSI dari seluruh Indonesia. dalam agenda ini juga terlihat perwakilan dari FSPMI Bpk Riden Hatam Aziz selaku presiden FSPMI dan juga terlihat keluarga almarhum bung Suwarto (pahlawan buruh yang meninggal dunia saat menjalankan tugas organisai).

Semoga Rakernas SP KEP SPSI pada tahun 2021 dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan rekomendasi dan keputusan terbaik untuk keluarga besar SP KEP SPSI di seluruh Indonesia.

Hermawan -MediaPcFspKepSpsiBks

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker