Bogor, spsibekasi.org — Perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Periode 2025-2027 antara Serikat Pekerja dan Manajemen PT Kao Indonesia resmi selesai (5/12) dilaksanakan pada 4-5 Desember 2025, bertempat di Amanuba Hotel & Resort, Bogor. Kegiatan selama dua hari, Kamis dan Jumat, ini berlangsung kondusif dan mengusung tema “Sukseskan Perundingan PKB Periode 2025-2027”.
Agenda perundingan dihadiri oleh jajaran PUK SP KEP SPSI PT Kao Indonesia Cikarang, PUK SP KEP SPSI PT Kao Indonesia Karawang, serta Top Management PT Kao Indonesia. Total peserta mencapai 40 orang, terdiri dari 20 anggota tim perunding dan pemantau dari SPSI serta 20 anggota tim perunding dan pemantau dari manajemen, meliputi jajaran pimpinan mulai dari Direktur, Presiden Direktur, Vice President, Assistant Vice President, hingga Senior Manager.
Pelaksanaan perundingan merupakan upaya bersama dalam menjaga keberlanjutan hubungan industrial yang sehat, produktif, dan berorientasi pada kemajuan perusahaan. Seluruh pihak menyampaikan komitmen untuk menyukseskan proses perundingan demi tercapainya hasil yang adil, progresif, dan memberikan manfaat bagi pekerja maupun perusahaan.
Ketua PUK SP KEP SPSI PT Kao Indonesia Karawang, Taufik Nurohman, dalam sambutan penutupnya berharap hasil perundingan dapat menjadi momentum peningkatan kesejahteraan. “Saya berharap hasil perundingan ini dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik. Hubungan industrial itu bagaikan hubungan suami istri; penting untuk saling percaya dan saling menjaga,” ujarnya.
Dukungan juga disampaikan oleh Ketua PUK SP KEP SPSI PT Kao Indonesia Cikarang, Nana Suryana, melalui pesan singkat. “Alhamdulillah Perundingan PKB PT Kao Indonesia sudah selesai dengan hasil yang sangat-sangat di atas target kami. Terima kasih Ketua atas doanya, dan kepada teman-teman Pimpinan Cabang yang selalu memberi dukungan, doa, dan nasihatnya,” tulisnya.
Manajemen dan serikat pekerja sepakat bahwa kolaborasi yang baik merupakan fondasi untuk mendorong PT Kao Indonesia semakin maju, kompetitif, dan berkelas dunia. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam proses perundingan menjadi modal penting untuk memperkuat hubungan industrial di masa mendatang.
Kontributor: Nana Suryana
Editor: Her-spsibekasi.org




