BekasiNEWS

Jelang Perundingan Bonus 2026, Serikat Pekerja PT NOK Indonesia Panaskan Mesin Perjuangan

Soliditas Jadi Modal Utama, PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia Matangkan Strategi Perjuangan Bonus 2026

BEKASI – Menjelang perundingan Bonus Tahun 2026, semangat perjuangan ratusan anggota PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia terus menguat. Sekitar 250 pengurus dan anggota Badan Komisariat (Bakor) memadati Kandang Perjuangan di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (7/6), dalam agenda koordinasi dan konsolidasi untuk memperkuat soliditas organisasi serta memantapkan langkah perjuangan demi kesejahteraan anggota.

Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi perundingan bonus tahun 2026 yang dijadwalkan memasuki perundingan pertama pada 11 Juni 2026 mendatang. Agenda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi, memperkuat soliditas organisasi, serta membangun semangat perjuangan bersama dalam mengawal kepentingan dan kesejahteraan anggota.

Acara yang dipandu oleh Nurcholis Pauji sebagai pembawa acara diawali dengan sambutan Sekretaris PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia, Hermawan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya dibangun melalui perjuangan, tetapi juga melalui kualitas individu para pekerja.

“Tingkatkan produktivitas, tingkatkan kedisiplinan, dan tingkatkan kepedulian sosial. Ketiga hal tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat posisi tawar pekerja dalam setiap perjuangan,” ujar Hermawan di hadapan peserta.

Lebih lanjut, Hermawan mengingatkan bahwa kecintaan terhadap perusahaan juga harus tumbuh dalam diri setiap anggota. Menurutnya, hubungan industrial yang sehat hanya dapat terwujud apabila terdapat keseimbangan antara kepentingan pekerja dan keberlangsungan perusahaan.

“Kita harus mencintai perusahaan tempat kita bekerja. Tidak mungkin ada serikat pekerja tanpa adanya perusahaan. Karena itu, perjuangan yang kita lakukan harus tetap mengedepankan semangat membangun, menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan, sekaligus memperjuangkan hak dan kesejahteraan anggota,” tambahnya.

Memasuki sesi pemaparan materi perjuangan, Anisa Fazri, wakil sekretaris PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia memberikan suntikan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan yang ada, termasuk kondisi ekonomi yang sedang bergejolak.

Ia menegaskan bahwa situasi ekonomi tidak boleh menjadi alasan untuk melemahkan semangat perjuangan para pekerja.

“Rupiah boleh melemah, tetapi semangat perjuangan kita harus tetap membara,” tegas Anisa yang langsung disambut tepuk tangan dan antusiasme peserta.

Suasana semakin dinamis saat memasuki sesi diskusi interaktif yang dipimpin langsung oleh Ketua PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia, Edi Supriyanto. Dalam forum tersebut, berbagai pertanyaan, masukan, serta aspirasi dari anggota Bakor dibahas secara terbuka dan konstruktif sebagai bagian dari proses demokrasi organisasi.

Edi Supriyanto menegaskan bahwa keberhasilan setiap perjuangan organisasi sangat ditentukan oleh keberanian anggota dalam mengambil sikap serta menjaga persatuan di tengah berbagai dinamika yang dihadapi.

“Kawan-kawan anggota harus berani mengambil sikap terkait perjuangan. Mari kita jaga kekompakan, karena modal terbesar yang kita miliki saat ini adalah kebersamaan. Semakin kuat kekompakan kita, semakin solid organisasi ini dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan anggota,” ungkapnya.

Menurutnya, soliditas organisasi merupakan fondasi utama dalam menghadapi proses perundingan bonus yang akan segera berlangsung. Oleh karena itu, seluruh elemen organisasi harus bergerak dalam satu barisan dengan semangat persatuan dan tanggung jawab bersama.

Melalui agenda koordinasi dan konsolidasi ini, PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang kuat, solid, dan siap menghadapi berbagai tantangan dalam perjuangan Bonus Tahun 2026. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi energi positif dalam mengawal setiap tahapan perjuangan demi tercapainya kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Agenda kemudian ditutup dengan Koordinasi Perjuangan Bonus Tahun 2026 yang dipimpin oleh Dani, Ketua Bakor. Sesi tersebut menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menyusun langkah-langkah strategis yang akan dijalankan bersama dalam menghadapi proses perundingan bonus tahun 2026.

Sumber: Mediasispnin.org
Her-spsibekasi.org

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker