Bekasi – Mengusung tema “Merajut Ukhuwah di Era Digital, Membangun Sinergi Pasca Fitri”, PT Kao Indonesia menggelar kegiatan Halal Bihalal pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di kawasan industri Jababeka, Cikarang, Bekasi. Kegiatan tahunan ini dihadiri sekitar 1.000 peserta yang berasal dari tiga unit kerja, yakni Plant Cikarang, Plant Karawang, serta Head Office Jakarta, termasuk para karyawan yang telah memasuki masa purnabakti.
Ketua Panitia, Nurbaety, dalam sambutannya menegaskan pentingnya momentum Idulfitri sebagai sarana membersihkan hati sekaligus mempererat tali persaudaraan di tengah tantangan era digital. Ia menyoroti fenomena komunikasi modern yang serba cepat melalui media sosial, namun kerap menimbulkan jarak emosional antarindividu. Oleh karena itu, kegiatan Halal Bihalal ini menjadi ruang untuk menyambung kembali hubungan yang sempat renggang, memperkuat komunikasi secara langsung, serta menghindari kesalahpahaman yang kerap terjadi di ruang digital. Ia juga mengajak seluruh karyawan untuk meninggalkan rasa dengki, menjauhi kompetisi tidak sehat, serta menumbuhkan semangat disiplin, kesabaran, dan kolaborasi demi menciptakan karya yang lebih bermanfaat.
Perwakilan Serikat Pekerja, Taufik Nurohman, turut menyampaikan bahwa esensi Idulfitri tidak hanya sebatas seremonial saling bersalaman, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai kekeluargaan di lingkungan kerja. Ia mengajak seluruh karyawan untuk menjaga soliditas, semangat gotong royong, serta tidak membiarkan perbedaan kecil menjadi pemicu perpecahan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, seraya mengajak seluruh peserta mendoakan salah satu karyawan yang telah meninggal dunia akibat kecelakaan, sebagai pelajaran berharga bagi seluruh insan perusahaan agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.
Sementara itu, President Director PT Kao Indonesia, Shouichi Hasegawa, dalam sambutan singkatnya menyampaikan bahwa momen Idulfitri harus dimaknai sebagai titik awal peningkatan kualitas diri dan penguatan kolaborasi antar karyawan guna mendorong kemajuan perusahaan yang berkelanjutan.
Acara Halal Bihalal semakin semarak dengan berbagai kegiatan interaktif, salah satunya video challenge yang melibatkan kreativitas karyawan dari berbagai unit kerja. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan semangat kolaboratif.
Dalam rangkaian acara, turut hadir penceramah nasional, Ustadz Muhammad Assad, M.Sc., yang dikenal sebagai dai, pengusaha muda, dan pembicara internasional. Dalam tausiyahnya, ia mengajak peserta untuk memanfaatkan bulan Syawal sebagai momentum peningkatan ketakwaan, di antaranya melalui ibadah puasa sunnah serta menjaga konsistensi dalam kebaikan pasca Ramadan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hati dari penyakit seperti iri dan prasangka buruk, serta bijak dalam menggunakan media sosial di era digital agar tidak terjebak dalam perilaku berlebihan atau over sharing.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ketakwaan bukan hanya sebatas menjalankan perintah dan menjauhi larangan, tetapi juga menjaga hati agar tetap lurus di tengah berbagai ujian kehidupan. Dalam konteks dunia digital, ia mengingatkan agar setiap individu mampu mengendalikan diri, menjaga etika dalam berinteraksi, serta tidak mudah terpengaruh oleh persepsi negatif yang dapat merusak hubungan sosial.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi, meningkatkan keharmonisan hubungan industrial, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan PT Kao Indonesia dalam menghadapi tantangan ke depan.
Her-spsibekasi.org




