Bekasi, spsibekasi.org – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menghadiri peringatan HUT SPSI ke-53 dan Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo) Tahun 2026 yang digelar pada Jumat, 3 April 2026 di halaman DPC KSPSI Kabupaten/Kota Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bekasi. Kehadiran Andi Gani merupakan bentuk pemenuhan undangan panitia sekaligus dukungan terhadap perjuangan buruh di wilayah Bekasi.
Dalam sesi wawancara dengan wartawan, Andi Gani menyampaikan komitmen KSPSI untuk terus mengawal kasus penyiraman air keras terhadap salah satu anggota SP KEP SPSI Bekasi. Ia juga mengapresiasi kinerja Kapolres Metro Bekasi Sumarni yang dinilai responsif dalam menangani kasus tersebut hingga pelaku berhasil diamankan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Metro Bekasi yang telah bergerak cepat. Kami akan terus mengawal agar proses hukum berjalan sampai tuntas,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Andi Gani juga menegaskan KSPSI akan turut mengawal persoalan ketenagakerjaan lain yang saat ini terjadi di Bekasi, termasuk kasus dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dan indikasi union busting yang dialami anggota serikat pekerja di PT Daechang Automotive Indonesia.
Menurutnya, KSPSI tidak akan tinggal diam apabila terdapat dugaan pelanggaran terhadap hak-hak normatif pekerja maupun upaya pemberangusan serikat pekerja.
“KSPSI akan turun langsung mengawal persoalan PHK sepihak dan dugaan union busting di PT Daechang Automotive Indonesia. Kami akan membantu anggota kami agar mendapatkan keadilan dan memastikan hak-hak buruh tetap dilindungi sesuai peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dalam setiap persoalan hubungan industrial, KSPSI selalu mengedepankan dialog dan musyawarah sebagai langkah awal penyelesaian. Namun apabila tidak ada itikad baik, pihaknya siap menempuh jalur hukum sebagai langkah konstitusional.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu pengurus PUK SP KEP SPSI PT Aica Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden KSPSI atas perhatian dan dukungan terhadap kasus yang menimpa anggota SPSI Bekasi. Hal itu disampaikan langsung di hadapan ratusan peserta yang menghadiri peringatan HUT SPSI ke-53.
Selain membahas isu lokal, Andi Gani juga menyinggung agenda nasional KSPSI, termasuk rencana pembahasan substansi ketenagakerjaan bersama DPR RI, persiapan peringatan May Day, serta peresmian Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur sebagai simbol perjuangan buruh Indonesia.
Menutup keterangannya, Andi Gani juga menyinggung kondisi ekonomi global yang turut berdampak terhadap Indonesia. Ia mengajak seluruh elemen buruh untuk tetap solid serta mendukung langkah-langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, sembari tetap memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja.
Peringatan HUT SPSI ke-53 dan Harpekindo 2026 ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat solidaritas antar anggota serikat pekerja agar tetap bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan ke depan.
Her-spsibekasi.org




