Kegiatan PUK SPKEP SPSI BekasiUncategorized

DRAFTING PKB PT NOK INDONESIA

DRAFTING PEMBAHARUAN PKB PT NOK INDONESIA PERIODE 2021-2023

Lambang Sari, Bekasi -Minggu, 25 Oktober 2020 Menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2003 Pasal 1 Ayat 21, perjanjian kerja bersama (PKB) adalah perjanjian yang merupakan hasil perundingan antara serikat pekerja/serikat buruh; atau beberapa serikat pekerja/serikat buruh yang tercatat pada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan dengan pengusaha; atau beberapa pengusaha atau perkumpulan pengusaha; yang memuat syarat-syarat kerja, serta hak dan kewajiban kedua belah pihak.

Tujuan PKB adalah Mempertegas/memperjelas hak-hak dan kewajiban Pekerja/Pengusaha, Memperteguh dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis dalam perusahaan serta Menetapkan secara bersama syarat-syarat kerja, kondisi industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan dan/atau hubungan ketenagakerjaan yang belum diatur dalam peraturan perundangan-undangan.

Kemudian apabila kita melihat dari manfaat yang akan didapatkan baik oleh perusahaan maupun pekerja, anatara lain: Pekerja maupun pengusaha lebih memahami tentang hak dan kewajiban masing-masing, Mengurangi timbulnya perselisihan hubungan industrial atau hubungan ketenagakerjaan sehingga dapat menjamin kelancaran proses produksi dan peningkatan usaha, Menciptakan ketenangan kerja dan mendorong semangat kegiatan bekerja yang lebih tekun dan rajin dan Pengusaha dapat menestimasikan untuk penganggaran biaya tenaga kerja (labour cost) yang perlu dicadangkan atau disesuaikan dengan masa berlakunya PKB.

Prinsip-prinsip pemikiran dalam perumusan Pembaharuan PKB, adalah: Perubahan redaksional, Perubahan nilai kesejahteraan, Perbaikan perlindungan, Usulan pos kesejahteraan baru, Penyesuaian dengan ketentuan-ketentuan peraturan perundang-undangan yang baru dengan catatan apabila nilainya lebih rendah dari PKB maka nilai yang tertuang dalam PKB harus ditingkatkan.

History perjalanan penyusunan PKB PT NOK INDONESIA antara perusahaan bersama serikat pekerja sejak perundingan PKB pertama kali dilakukan adalah sebagai berikut:

1) PKB Ke-1 Periode 10-06-2011 s/d 09-06-2013, dapat diselesaikan dengan menempuh waktu perundingan selama kurang lebih dari 6 tahun;

2) PKB Ke-2 Periode 22-12-2014 s/d 21-12-2016, dapat diselesaikan dengan menempuh 39x perundingan, dimulai 28-04-2014 s/d 27-10-2014;

3) PKB Ke-3 Periode 23-02-2017 s/d 22-02-2019, dapat diselesaikan dalam 33x Perundingan dan dilakukan dalam 2 tahap (tahap 1 : 10 Okt 2016 s/d 19 Des 2016 dan tahap 2 : 03 Jan 2017 s/d 12 Jan 2017);

4) PKB Ke-4 Periode 22-02-2019 s/d 21-02-2019, Berhasil diselesaikan dalam 16x perundingan dimulai pada 11 Januari 2019 sampai dengan 20 Februari 2019.

Dan sampai dengan PKB ke-4 saat ini, PKB terdiri dari (14) Bab, (97) pasal pada batang tubuh, (9) pasal lampiran dan (11) pasal penjelasan.

Dan sehubungan dengan segera berakhirnya masa berlaku PKB PT NOK INDONESIA ke-4 pada tanggal 21 Februari 2021, maka PUK SP KEP SPSI PT NOK INDONESIA melalui tanggung jawab bidang di organisasi pada bidang 2 melakukan perumusan drafting PKB sebagai bekal Tim Perunding serikat pekerja melakukan perundingan pembaharuan PKB bersama perusahaan, sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 28 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan serta Pembuatan dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama.

Tim perumus PKB ke-5 di PT NOK INDONESIA terdiri dari Pengurus PUK (11 orang), Koordinator Bakor (6 orang), Tim Advokasi PUK (9) dan juga anggota Tim Perumus PKB berdasarkan penjaringan dari anggota (10 orang) sehingga jumlah seluruh Tim Perumus PKB ke-5 PT NOK INDONESIA untuk periode 2021-2023 berjumlah 36 orang. Perjalanan pembahasan dan perumusan PKB yang dimulai pada tanggal 20 September 2020 telah berjalan sampai dengan saat ini telah menyelesaikan sekitar 50% dari total aspirasi yang masuk berdasarkan penjaringan aspirasi dari seluruh Anggota dan diantara pasal-pasal tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip pembaharuan PKB maka beberapa pasal dilakukan perbaikan, penambahan atau bahkan perubahan redaksi demi peningkatan kualitas dan kuantitas perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja dan keluarganya yang lebih baik lagi.

Peningkatan kualitas dan kuantitas PKB adalah tugas dan tanggung jawab seluruh elemen organisasi PUK SP KEP SPSI PT NOK INDONESIA yang terdiri dari, Bakor dan seluruh Anggota oleh karena itu agar Pembaharuan PKB dapat meghasilkan kesepakatan-kesepakatan terbaik maka seluruh elemen organisasi harus memiliki semangat yang sama, terus menjaga kesolidan demi terwujudnya PKB PT NOK Indonesia yang lebih baik.

Berserikat Kuat dan Bermartabat

PHP Dev Cloud Hosting

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button