Bekasi, spsibekasi.org – Bertempat di Warung Gecok, Kawasan Industri Jababeka, PUK SP KEP SPSI PT Impack Pratama Industri Tbk resmi menggelar Musyawarah Unit Kerja (Musnik) ke-VIII pada Jumat, 16 Januari 2026. Mengusung tema “Membangun Soliditas dan Solidaritas dengan Semangat Baru untuk Melanjutkan Perjuangan Organisasi”, Musnik VIII menjadi momentum strategis bagi regenerasi kepemimpinan sekaligus penentuan arah perjuangan buruh untuk tiga tahun ke depan di tengah dinamika ketenagakerjaan yang kian kompleks.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua PUK petahana, Steven Nuril Abidin, SH, yang menyampaikan pesan haru sekaligus sikap kenegarawanan dengan menyatakan tidak lagi mencalonkan diri pada periode mendatang. Dalam pidato emosionalnya, Steven menegaskan komitmennya untuk tetap berada dalam barisan perjuangan organisasi meski tidak lagi berada di struktur inti. Ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin berat, baik dari kebijakan pemerintah maupun perubahan regulasi ketenagakerjaan, serta berpesan agar para penerus terus meningkatkan kapasitas diri. “Saya mohon maaf atas segala kekurangan selama memimpin dan berharap estafet perjuangan ini dilanjutkan dengan semangat belajar dan kebersamaan,” ujarnya.
Motivasi juga disampaikan Ketua KORWIL Selatan, Lili Samsudin, yang memberikan apresiasi kepada para senior SPSI atas pondasi kuat yang telah dibangun. Ia menekankan bahwa menjadi pengurus PUK menuntut kecerdasan membaca dinamika perusahaan, menjaga soliditas organisasi agar tidak terpecah, serta totalitas dan kesiapan berkorban demi kepentingan anggota. Menurutnya, pemimpin PUK harus siap menghadapi berbagai risiko, bahkan yang paling berat sekalipun, sebagai konsekuensi dari perjuangan kolektif.
Musnik VIII secara resmi dibuka oleh PC FSPKEP SPSI Kabupaten/Kota Bekasi, Ono Kartono. Dengan gaya lugas namun sarat makna, ia mengajak peserta untuk berorganisasi secara cerdas dan tidak kehilangan esensi perjuangan. Ono menekankan pentingnya transformasi gerakan serikat pekerja dari pendekatan berbasis massa menuju gerakan berbasis intelektual, penguatan pendidikan anggota sebagai kunci kesejahteraan, serta penyusunan program kerja yang realistis namun adaptif terhadap tantangan zaman. “Tidak pernah ada kesejahteraan bagi kaum yang tidak mencerdaskan dirinya,” tegasnya.
Sampai dengan berita ini diturunkan acara pembukaan berlangsung khidmat sejak pukul 09.00 hingga 10.00 WIB dan dilanjutkan dengan rangkaian sidang paripurna serta rapat-rapat komisi. Seluruh agenda dijadwalkan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB dengan fokus pada perumusan program kerja strategis serta pemilihan kepengurusan baru yang diharapkan mampu mengemban amanah organisasi. Musnik VIII ini diharapkan melahirkan kepemimpinan yang solid, berintegritas, dan mampu menjaga api solidaritas tetap menyala demi kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan hubungan industrial di PT Impack Pratama Industri Tbk.
Kontributor: Hery Gonzales
Editor: Her-spsibekasi.org




