Bekasi, spsibekasi.org — Badan Komisariat (BAKOR) memiliki peran vital dalam struktur organisasi serikat pekerja. Tanpa BAKOR, organisasi tidak dapat bekerja secara optimal, sebab BAKOR menjadi jembatan komunikasi sekaligus penggerak utama pengembangan anggota. Menyadari pentingnya peran tersebut, PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia menyelenggarakan pelantikan BAKOR dan GARDA pada hari ini, Minggu 30 November 2025, bertempat di Basecamp Serikat Pekerja PT NOK Indonesia “Kandang Perjuangan”, Grand Wisata, Lambangsari, Tambun Selatan, Bekasi.
Prosesi pelantikan dimulai pada pukul 14.20 WIB. Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Hermawan, Sekretaris PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia, sebagai dasar pengesahan struktur BAKOR dan GARDA yang baru. Setelah itu, Anggi Nugraha, Wakil Ketua I PUK, memimpin Pengucapan Ikrar BAKOR sebagai simbol komitmen moral dan organisatoris seluruh anggota yang dilantik. Prosesi kemudian ditutup dengan ucapan pelantikan oleh Edi Supriyanto, Ketua PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia masa bakti 2025-2028.
Dalam periode ini, sebanyak 340 orang resmi dilantik sebagai BAKOR, jumlah terbesar dalam sejarah PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia. Selain itu, terdapat 91 orang anggota yang turut dilantik sebagai GARDA, unit khusus yang berada dalam struktur BAKOR dan berfungsi sebagai garda terdepan dalam penguatan organisasi.
Dalam sambutannya, Dani, Ketua BAKOR terpilih, menegaskan bahwa amanah ini adalah takdir yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengajak seluruh BAKOR untuk menunjukkan dedikasi terbaik. “Kita tidak boleh terlihat lemas di depan para Pimpinan yang hadir. Mari tunjukkan bahwa PUK tidak salah memilih kita,” ujarnya penuh semangat.
Ketua PUK, Edi Supriyanto, menyampaikan selamat atas telah dilantiknya BAKOR dan GARDA untuk masa bakti 2025-2028. Ia menegaskan bahwa tugas BAKOR bukan hanya sebagai perpanjangan komunikasi organisasi, tetapi juga memberi dukungan penuh pada tugas-tugas strategis PUK serta melindungi anggota di setiap line produksi. “Menjadi BAKOR tidak perlu takut selama benar. Keberanian adalah fondasi aktivis sejati,” tegas Edi Supriyanto yang akrab dipanggil Rere.
Ucapan selamat juga disampaikan oleh Moh. Yusuf, SH, MH, Ketua PC FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi. Ia menegaskan bahwa BAKOR PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia merupakan yang terbanyak di Bekasi dan harus menjadi contoh dalam integritas serta sinergi dengan PUK. Ia juga menekankan pentingnya regenerasi dan berharap “Bung Dani–Bung Dani baru” akan lahir dari 340 BAKOR yang dilantik. “Kesejahteraan di PT NOK Indonesia adalah yang terbaik dan harus dijaga bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ono Kartono dari PC FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi memberikan motivasi bagi seluruh BAKOR dan GARDA. Ia menegaskan bahwa BAKOR adalah garda perang terdepan organisasi, sehingga kemampuan membaca, memahami aturan, dan meningkatkan kapasitas diri menjadi pintu awal munculnya keberanian dalam menjalankan fungsi dan peran organisasi.
Setelah break salat Ashar, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Anggi Nugraha, yang mengulas fungsi dan peran BAKOR serta enam agenda penguatan organisasi. Ia menekankan pentingnya optimalisasi peran anggota, respons cepat terhadap masalah ketenagakerjaan, serta peningkatan kapasitas aktivis di tengah dinamika dunia industri.
Pelantikan BAKOR dan GARDA PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia resmi ditutup pada pukul 17.15 WIB dengan doa bersama. Dengan pelantikan ini, PUK berharap struktur BAKOR dan GARDA yang baru dapat menjadi motor penggerak organisasi yang kuat, solid, dan bermartabat demi melanjutkan perjuangan pekerja PT NOK Indonesia dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan ke depan.
Her-spsibekasi.org




