BEKASI — Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP KEP SPSI) Kabupaten-Kota Bekasi kembali melakukan kunjungan kerja ke PT JX Nippon Oil & Energy Lubricants Indonesia, Rabu (12/8/2026)
Kunjungan yang merupakan kali kedua tersebut berlangsung di kantor PT JX Nippon Oil & Energy Lubricants Indonesia, Jalan Timor Blok E7, Kawasan Industri MM2100, Desa Jatiwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Rombongan tiba sekitar pukul 16.20 WIB dan diterima langsung oleh perwakilan manajemen perusahaan.
PT JX Nippon Oil & Energy Lubricants Indonesia merupakan bagian dari ENEOS Corporation, perusahaan energi asal Jepang yang memproduksi pelumas untuk kebutuhan otomotif dan industri. Produk pelumas ENEOS yang dipasarkan di Indonesia dikembangkan dengan teknologi aditif dan disesuaikan dengan kondisi iklim serta karakteristik penggunaan kendaraan di Indonesia.
Pertemuan berlangsung singkat di ruang meeting perusahaan. Ketua PC FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi, Ono Kartono, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang baik antara serikat pekerja dan manajemen.
Ono mengatakan, rombongan yang hadir merupakan bagian dari jajaran pengurus yang berasal dari sembilan cabang, dengan empat orang pengurus pimpinan cabang yang hadir mewakili pada kunjungan kali ini.
Menurut Ono, silaturahmi memiliki nilai penting dalam membangun hubungan antarmanusia. Ia juga mengaitkannya dengan ajaran Islam yang mendorong umat untuk menjaga dan mempererat tali silaturahmi.
Lebih jauh, Ono menekankan pentingnya membangun hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan perusahaan. Menurutnya, hubungan industrial yang sehat membutuhkan kesediaan semua pihak untuk saling memahami, menjaga keseimbangan kepentingan, serta tidak memaksakan kehendak.
Ia mengibaratkan hubungan industrial seperti komposisi sambal yang terdiri dari berbagai bahan. Tidak ada satu bahan yang boleh terlalu dominan karena justru dapat menghilangkan keseimbangan rasa.
“Dalam hubungan industrial, kita harus bisa menjaga keseimbangan. Ketika diperlukan, harus ada pihak yang bersedia mengalah demi tercapainya hubungan yang lebih baik,” ujar Ono.
Ono juga menyampaikan pesan kepada serikat pekerja agar senantiasa menjaga hubungan baik dengan perusahaan dan tidak mengambil langkah yang justru merugikan semua pihak.
“Jangan sampai kita meracuni sumur tempat kita minum. Kalau sumurnya beracun, tentu akan membahayakan semua orang,” pesannya.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan kehati-hatian dalam mengambil langkah menjadi kunci untuk menghasilkan solusi terbaik tanpa merusak hubungan industrial yang telah dibangun.
Dari pihak manajemen, kunjungan tersebut diterima oleh Galuh Anwar Akbar selaku Senior Manager, didampingi Ratna Ambarsari selaku Senior Assistant Manager.
Galuh menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan PC FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi. Ia menyebut kunjungan tersebut merupakan kali kedua dilakukan jajaran PC FSP KEP SPSI ke perusahaan, setelah sebelumnya dilaksanakan pada Juli 2025.
Menurut Galuh, hubungan antara manajemen dan serikat pekerja selama ini telah berjalan cukup baik. Komunikasi antara kedua pihak juga terus terjalin secara positif sehingga berbagai hal yang berkaitan dengan hubungan industrial dapat dikomunikasikan dengan baik.
Ia berharap komunikasi dan hubungan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga tercipta suasana kerja yang kondusif serta hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan dan pekerja.
Pertemuan kemudian ditutup dengan foto bersama antara jajaran PC FSP KEP SPSI dan perwakilan manajemen. Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan ramah tamah di salah satu rumah makan di kawasan Jatiwangi, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Her-spsibekasi.org




