Bekasi, spsibekasi.org – Sebanyak 136 anak yatim, termasuk 34 anak dari keluarga eks pekerja PT Mattel Indonesia, menerima santunan dalam kegiatan Santunan Yatim Piatu dan Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan oleh Serikat Pekerja PT Mattel Indonesia pada Sabtu (14/3/2026) di Basecamp Serikat Pekerja PT Mattel Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial serikat pekerja terhadap keluarga pekerja serta masyarakat sekitar, khususnya di bulan suci Ramadan.
Dalam backdrop acara terpampang sebuah kutipan hadits yang menguatkan semangat kepedulian tersebut: “Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan memasukkannya ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Abbas).
Ketua PUK SP KEP SPSI PT Mattel Indonesia, Lily Samsudin yang akrab disapa Mang Haji Zarot, menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan acara ini tidak terlepas dari kerja keras panitia yang didominasi oleh unsur pekerja muda yang memiliki semangat solidaritas tinggi.
“Hari ini juga bersamaan dengan kegiatan pembagian takjil yang dilakukan oleh para aktivis serikat pekerja PT Mattel Indonesia. Kami bangga karena kegiatan ini lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian kawan-kawan pekerja. Setelah Idulfitri, kami juga akan mengagendakan kajian keagamaan rutin di basecamp serikat pekerja,” ujarnya.
Perwakilan manajemen PT Mattel Indonesia, Dewi Sri Mangesti, turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif kegiatan sosial tersebut. Ia menjelaskan bahwa dalam perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) juga telah disepakati adanya bantuan bagi anak yatim dengan total nilai Rp70 juta yang ditransfer langsung kepada pekerja yang berhak dan memiliki anak yatim.
Selain itu, perusahaan juga telah menyalurkan bantuan paket sembako bagi kaum dhuafa di wilayah Cibitung. Bahkan, dana sosial yang dihimpun dari pekerja turut dilipatgandakan oleh perusahaan dan disalurkan untuk membantu korban bencana di Aceh.
Dukungan juga datang dari Ketua PD FSP KEP SPSI Provinsi Jawa Barat, Agus Koswara, yang berharap PT Mattel Indonesia terus berkembang seiring dengan peningkatan kesejahteraan pekerja. Harapan tersebut juga sejalan dengan yang disampaikan Ketua PC FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi, Moh. Yusuf, yang menekankan pentingnya sinergi antara serikat pekerja dan manajemen dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis.
Menjelang waktu berbuka puasa, acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Mujib yang mengingatkan tentang keutamaan menyantuni anak yatim. Dalam ceramahnya ia menyampaikan bahwa doa anak yatim memiliki kemuliaan tersendiri.
“Doa anak yatim itu tembus arsy. Karena itu saya bangga bisa berkumpul bersama orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap anak yatim,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan. Pada waktu yang sama, para aktivis serikat pekerja juga melaksanakan aksi sosial pembagian takjil sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang menegaskan komitmen serikat pekerja PT Mattel Indonesia dalam menebarkan nilai solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan.
Her-spsibekasi.org




