
BEKASI — PT Fajar Surya Wisesa Tbk. menggelar Safety Week 2026 pada 1-2 Oktober 2026 di halaman Office PT Fajar Surya Wisesa Tbk. Kegiatan yang mengusung tema “Execute Safely, Understand Why” tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa keselamatan kerja bukan sekadar menjalankan prosedur, tetapi juga memahami alasan di balik setiap tindakan keselamatan.
Safety Week 2026 diikuti seluruh karyawan shift pagi dan non-shift serta jajaran manajemen, termasuk Komisaris dan Presiden Direktur PT Fajar Surya Wisesa Tbk. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan perusahaan dalam SCGP Group, di antaranya Mypak dan Rapipack.
Ketua Panitia sekaligus Sustainability Development Manager PT Fajar Surya Wisesa Tbk., Lukito Hadisantoso, mengatakan Safety Week menjadi wadah bagi seluruh pihak untuk berkumpul, berbagi wawasan, bertukar pengalaman, serta berbagi best practice guna mendorong peningkatan keselamatan secara berkelanjutan.
“Safety bukan sekadar menjalankan prosedur, tetapi memahami alasan di balik setiap tindakan keselamatan. Dengan pemahaman tersebut, diharapkan safety dapat menjadi bagian dari cara kita bekerja dan mengambil keputusan setiap hari,” ujar Lukito.
Menurutnya, Safety Week 2026 menghadirkan 22 booth, yang terdiri atas enam booth Fajar Paper, tiga booth customer, serta 13 booth vendor dan business partner.
Selain pameran dan sesi berbagi pengetahuan, rangkaian kegiatan juga diisi berbagai seminar dan edukasi keselamatan. Dalam kesempatan tersebut turut dilaksanakan donor darah hasil kerja sama Fajar Paper dan Serikat Pekerja dengan PMI Kabupaten Bekasi.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Fajar Surya Wisesa Tbk., Yustinus J. Kusumah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, Serikat Pekerja, peserta, business partner, dan vendor yang telah mendukung pelaksanaan Safety Week 2026.
Yustinus menegaskan bahwa pelaksanaan Safety Week tahun ini merupakan yang pertama bagi Fajar Paper, namun diharapkan dapat menjadi tradisi yang terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya.
“Safety bukan tanggung jawab perusahaan, tapi tanggung jawab kita semua. Kita harapkan Safety Week ini dapat menjadi tradisi untuk menciptakan budaya safety yang berkelanjutan di Fajar Paper,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa pencapaian target produksi, kualitas, dan efisiensi harus berjalan seiring dengan jaminan keselamatan seluruh pekerja.
“Tujuan kita selain mencapai target produksi, kualitas dan efisiensi, kita juga memastikan setiap orang dapat bekerja di pabrik dengan baik, aman dan pulang selamat,” lanjut Yustinus.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mendapatkan berbagai edukasi dari vendor dan business partner melalui booth, seminar, permainan, serta aktivitas interaktif. Sejumlah vendor turut memberikan hadiah dan souvenir kepada peserta.
Yustinus menyebut sejumlah business partner dan vendor yang berpartisipasi, di antaranya Valmet, Voith, SKF, Ecolab, Kharisma Surya, JHC, Zoll Indonesia, Indolok, Wahana Safety, Sarana Protect, dan Viktory. Dukungan juga datang dari Wings Food, Pocari, Otsuka-Oronamin C, serta Koperasi Karyawan Surya Abadi Fajar Paper.
Fajar Paper juga memperkenalkan Arena Safety Riding sebagai salah satu fasilitas pendukung edukasi keselamatan berkendara bagi pekerja.
Antusiasme karyawan terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Baskara, salah seorang karyawan PT Fajar Surya Wisesa Tbk., menilai Safety Week 2026 berlangsung meriah dan memberikan banyak pengetahuan baru bagi pekerja.
“Teman-teman karyawan Fajar sangat antusias. Banyak lomba, merchandise, dan vendor yang memberikan ilmu tentang safety. Ada juga berbagai stand makanan sehingga suasananya semakin meriah,” kata Baskara.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat kembali digelar pada tahun berikutnya karena dinilai membantu karyawan mengenal lebih jauh berbagai peralatan, spare part, serta aspek keselamatan yang ada di lingkungan Fajar Paper.
Secara keseluruhan, Safety Week 2026 berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari karyawan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda edukasi keselamatan, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara manajemen, pekerja, Serikat Pekerja, customer, vendor, dan business partner dalam membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.
Kontributor: B.J. Maulana
Her-spsibekasi.org