Peringati Tragedi Kebakaran Tochigi, PT Bridgestone Tire Indonesia Gelar Simulasi Kebakaran Skala Besar Bersama Damkar Bekasi

Simulasi melibatkan skenario kebakaran truk BBM, pemadaman api berskala besar, evakuasi ratusan karyawan, serta pengujian sistem tanggap darurat bersama Damkar Kota Bekasi.

BEKASI — Mengambil pelajaran dari tragedi kebakaran besar yang melanda Pabrik Bridgestone Tochigi, Jepang, pada 8 September 2003, PT Bridgestone Tire Indonesia (BSIN) Bekasi Plant menggelar fire drill atau simulasi penanggulangan kebakaran skala besar, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan dan rutin dilaksanakan setiap awal September tersebut tidak sekadar menjadi latihan penanggulangan keadaan darurat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya keselamatan serta memastikan seluruh sistem tanggap darurat di lingkungan pabrik berjalan secara efektif.

Tragedi kebakaran di Pabrik Bridgestone Tochigi pada 2003, yang mengakibatkan kerusakan serius pada sebagian besar fasilitas produksi ban, menjadi salah satu pembelajaran penting bagi manajemen Bridgestone dalam memperkuat penerapan manajemen risiko, kesiapsiagaan, serta tindakan pencegahan terhadap potensi kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, PT Bridgestone Tire Indonesia menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam menghadapi kondisi darurat.

Simulasi melibatkan sejumlah skenario, mulai dari penanganan kebakaran pada truk pengangkut BBM, pemadaman titik api berskala besar di area produksi, hingga proses evakuasi ratusan karyawan menuju assembly point atau titik kumpul secara aman, tertib, dan terkoordinasi.

Tim Damkar Kota Bekasi turut menerjunkan armada pemadam kebakaran beserta personel untuk memperagakan teknik penanganan dan pemadaman kebakaran menggunakan kendaraan pemadam serta peralatan pendukung.

President Director PT Bridgestone Tire Indonesia, Mukiat Sutikno, mengapresiasi pelaksanaan simulasi yang berlangsung dengan baik dan lancar.

“Harapannya ini sebatas simulasi dan tidak terjadi secara nyata di pabrik kita,” ujar Mukiat dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Heryanto, AP, M.Si., menilai pelaksanaan fire drill yang digelar BSIN sudah berjalan secara terukur dan terarah.

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perusahaan dengan instansi pemadam kebakaran dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi keadaan darurat.

“Simulasi fire drill hari ini sudah cukup terukur dan terarah. Kami juga mengapresiasi kolaborasi yang sudah terjalin erat antara Damkar Kota Bekasi dengan PT Bridgestone Tire Indonesia,” kata Heryanto.

Selain simulasi pemadaman, kegiatan juga mencakup edukasi dan pelatihan kepada karyawan mengenai penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan sistem hidran.

Latihan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerja memahami langkah awal yang harus dilakukan ketika menghadapi potensi kebakaran sebelum kondisi berkembang menjadi lebih besar.

PT Bridgestone Tire Indonesia juga melakukan pengujian terhadap berbagai perangkat sistem keselamatan dan tanggap darurat di lingkungan pabrik, termasuk sprinkler, detektor asap, dan alarm kebakaran.

Pengujian tersebut bertujuan memastikan seluruh perangkat dapat berfungsi secara optimal ketika dibutuhkan dalam kondisi darurat.

Dari sisi koordinasi eksternal, latihan ini juga menjadi sarana untuk menguji efektivitas komunikasi dan koordinasi antara Fire Brigade internal perusahaan dengan personel Damkar Kota Bekasi, termasuk dalam upaya mempercepat waktu respons ketika terjadi keadaan darurat.

Melalui kegiatan yang digelar bertepatan dengan momentum peringatan tragedi kebakaran Tochigi tersebut, PT Bridgestone Tire Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja yang tinggi.

Kontributor: YogiBSIN
Her-spsibekasi.org

Exit mobile version