
Bekasi — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KSPSI Kabupaten/Kota Bekasi menggelar rapat koordinasi persiapan peringatan May Day 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal pada Jumat (17/4/2026) di Warna Warni Resto, Jl. Inspeksi Kalimalang, Tambun, Bekasi. Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 peserta yang merupakan perwakilan dari lima federasi serikat pekerja serta satu unsur non-sektor.
Agenda yang berlangsung dari pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi lintas federasi dalam menyukseskan peringatan Hari Buruh Internasional 2026 yang akan dipusatkan di Jakarta. Selain sebagai ajang silaturahmi pasca Idulfitri, forum ini juga membahas strategi teknis mobilisasi massa, koordinasi lintas organisasi, serta dukungan logistik kegiatan.
Ketua DPC SP LEM SPSI Bekasi, Hadi Maryono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi. Ia menyampaikan bahwa tidak ada persoalan di tingkat elit organisasi, baik di pusat maupun daerah, sehingga seluruh elemen serikat pekerja di Bekasi diharapkan tetap bersatu dan memperkuat kebersamaan dalam memperjuangkan kepentingan buruh.
Sementara itu, Ketua PC FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi, Moh. Yusuf, menekankan pentingnya momentum May Day sebagai sarana menyampaikan aspirasi buruh secara konstruktif. Ia mengajak seluruh elemen untuk memaksimalkan koordinasi, termasuk dengan pemerintah daerah, guna memastikan partisipasi massa berjalan optimal. Dalam paparannya, ia juga menjelaskan kesiapan teknis, mulai dari pendataan peserta, mekanisme penggalangan dana, hingga rencana keberangkatan massa menuju titik aksi yang telah ditentukan.
Dari unsur federasi lainnya, Warsidi selaku perwakilan PC FSP PPMI SPSI Bekasi menyatakan komitmennya untuk mengirimkan massa secara maksimal. Senada, Zulkipli dari PC FSP KAHUT SPSI Bekasi menyampaikan dukungan penuh, dengan catatan perlunya pengaturan teknis yang lebih efektif, khususnya terkait transportasi bagi federasi dengan jumlah anggota terbatas.
Perwakilan PC FSP TSK SPSI, Yanto, juga menegaskan kesiapan organisasinya untuk berpartisipasi aktif. Ia menyebut bahwa proses pendataan anggota masih terus berjalan dan secara teknis pihaknya akan mengikuti koordinasi bersama federasi terbesar, yakni FSP KEP SPSI.
Dalam kesempatan tersebut, Sutomo yang mewakili PMI Kabupaten Bekasi turut memberikan pemaparan mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), termasuk urgensi pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di lingkungan kerja. Ia mendorong agar setiap perusahaan memiliki tenaga kerja yang kompeten di bidang K3 sebagai bagian dari perlindungan pekerja.
Menariknya, kegiatan ini juga diisi dengan sesi penawaran dari perwakilan pengembang perumahan Natureland Kiano 3 yang memberikan promo khusus bagi anggota SPSI. Program tersebut menawarkan kemudahan kepemilikan rumah dengan skema cicilan terjangkau, sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan pekerja.
Her-spsibekasi.org