
Bekasi – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di bawah kepemimpinan Andi Gani Nena Wea terus mematangkan berbagai persiapan secara nasional. Peringatan May Day yang akan digelar pada 1 Mei 2026 tersebut direncanakan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan pusat kegiatan di kawasan Monas, Jakarta.
Sebagai bagian dari konsolidasi tersebut, Andi Gani melakukan kunjungan kerja ke PT Vision Ease Asia yang berlokasi di kawasan Delta Silicon, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Dalam kunjungan yang berlangsung pada Senin (13/4), ia disambut oleh Presiden Direktur perusahaan, Aily Chandra, bersama jajaran manajemen serta pengurus Serikat Pekerja SP KEP SPSI Kabupaten/Kota Bekasi.
Pertemuan yang dihadiri sekitar 200 perwakilan pimpinan unit kerja dari berbagai perusahaan di wilayah Kabupaten Bekasi tersebut menjadi forum strategis untuk mematangkan rencana mobilisasi massa dalam peringatan May Day. Kabupaten dan Kota Bekasi direncanakan akan mengirimkan sekitar 10.000 hingga 12.000 peserta untuk memadati kegiatan di Jakarta.
Dalam sambutannya, Aily Chandra menyampaikan bahwa hubungan industrial di perusahaan berjalan dengan baik dan harmonis. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak terlepas dari peran pimpinan di semua tingkatan yang mampu menjadi teladan dalam menjaga komunikasi dan sinergi antara manajemen dan pekerja.
Sementara itu, Andi Gani Nena Wea menyampaikan apresiasi terhadap hubungan industrial yang kondusif di perusahaan tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang terbuka dan dialogis antara pekerja, serikat, dan manajemen dalam menyelesaikan setiap persoalan.
“Hubungan industrial yang baik harus terus dijaga. Jika ada permasalahan, mari kita selesaikan dengan komunikasi yang terbuka dan bijak,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum kunjungan ini dirinya dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, serta menyampaikan bahwa pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan penting yang berkaitan dengan kesejahteraan pekerja, termasuk isu outsourcing yang selama ini menjadi perhatian utama serikat pekerja.
Lebih lanjut, Andi Gani mengajak seluruh anggota untuk turut serta dalam peringatan May Day 2026 di Jakarta. Pada momentum tersebut, juga direncanakan peresmian Museum Marsinah sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan buruh di Indonesia, yang akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Kita berharap apa yang akan diumumkan pemerintah bisa menjadi solusi nyata bagi pekerja, khususnya terkait outsourcing,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan bahwa KSPSI tetap bersikap kritis dan independen dalam memperjuangkan kepentingan pekerja, meskipun memiliki komunikasi yang baik dengan berbagai pihak.
Sebagai bentuk apresiasi, dalam agenda tersebut juga dilakukan penyerahan dua unit laptop kepada PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia dan PUK SP KEP SPSI PT Vision Ease Asia atas kontribusi dan keberhasilan dalam menyelenggarakan kegiatan sebelumnya.
Kegiatan berlangsung selama kurang lebih dua jam dan berakhir pada pukul 21.00 WIB, ditutup dengan komitmen bersama untuk menyukseskan peringatan May Day 2026 secara besar dan tertib.
Her-spsibekasi.org