
Bekasi, spsibekasi.org — Suasana penuh kehangatan dan kepedulian sosial mewarnai agenda silaturahmi Ramadan yang digelar di PT NOK Indonesia, Kawasan Industri MM2100, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang dihadiri ratusan pekerja, tamu undangan, serta jajaran pimpinan serikat pekerja ini tidak hanya menjadi ajang buka puasa bersama, tetapi juga momentum berbagi kebahagiaan kepada anak yatim dan masyarakat terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. hadir langsung didampingi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia sekaligus tokoh buruh nasional Andi Gani Nena Wea, S.H., M.H. Keduanya secara simbolis menyerahkan santunan kepada tiga anak yatim sebagai perwakilan dari total 53 anak yang menerima bantuan pada acara tersebut.
Jumlah 53 anak yatim yang disantuni bukanlah tanpa makna. Angka tersebut melambangkan usia ke-53 SPSI yang diperingati setiap tanggal 20 Februari. Pada tahun 2026 ini, organisasi serikat pekerja tersebut genap berusia 53 tahun, sehingga momentum santunan menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus refleksi perjalanan panjang organisasi dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja.
Dari total penerima santunan, sebanyak 12 anak yatim berasal dari Kampung Gabus Rawa, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Kehadiran mereka dalam kegiatan tersebut turut difasilitasi oleh Serikat Pekerja PT NOK Indonesia yang memberikan bantuan dana transportasi agar para anak yatim dapat menghadiri acara tanpa terbebani biaya perjalanan.
Selain santunan anak yatim, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran 2.000 paket sembako kepada korban PHK di Garut. Bantuan sembako juga dibagikan kepada para peserta yang hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan pekerja yang membutuhkan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Salah satu anak yatim yang menerima santunan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak kepolisian dan Presiden KSPSI atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia mengaku sangat terbantu, terlebih menjelang Lebaran. Selain dana santunan, para anak yatim juga menerima tas sekolah serta perlengkapan alat tulis yang diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan mereka.
Her-spsibekasi.org