
Bekasi, spsibekasi.org – Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPP KSPSI) yang dipimpin oleh Andi Gani Nena Wea, S.H, M.H. menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi Ramadan 1447 H yang berlangsung di PT NOK Indonesia, tepatnya di Majapahit Hall PT NOK Indonesia, Jl. Sulawesi II Blok F3–F4 Kawasan Industri MM2100, Cikarang Barat, Bekasi, pada Jumat sore. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB ini dihadiri sekitar 1.000 orang yang terdiri dari pekerja PT NOK Indonesia, unsur kepolisian, pengurus serikat pekerja, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Perwakilan manajemen PT NOK Indonesia, Nandani Setiosamudra, dalam sambutannya menyampaikan rasa kehormatan atas kehadiran Kapolri dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa PT NOK Indonesia merupakan salah satu pemasok penting bagi industri otomotif nasional. “Kami memasok hampir seluruh kebutuhan komponen untuk industri otomotif di Indonesia. Posisi perusahaan sangat strategis dalam rantai pasok industri. Harapan kami, dukungan terhadap sektor otomotif terus terjaga karena dampaknya sangat luas bagi perekonomian dan masyarakat,” ujarnya.
Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan sejumlah agenda penting yang berkaitan dengan dunia ketenagakerjaan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya baru saja dipanggil oleh Prabowo Subianto untuk membahas berbagai isu ketenagakerjaan, termasuk rencana kehadiran Presiden pada peringatan May Day 2026, peresmian Museum Marsinah, serta peresmian pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) KSPSI pada Juli 2026. Andi Gani juga menyampaikan bahwa pada 1 Mei 2026 mendatang, lima negara di kawasan ASEAN akan bergabung merayakan Hari Buruh Internasional secara bersama sebagai simbol solidaritas pekerja di kawasan.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Ia menyinggung konflik internasional yang memicu ketegangan global serta berdampak pada kenaikan harga energi dunia, termasuk harga minyak yang mengalami lonjakan signifikan. Kondisi tersebut, menurutnya, akan berdampak terhadap perekonomian global dan domestik sehingga diperlukan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja untuk menjaga stabilitas ekonomi dan iklim investasi di Indonesia.
Kapolri juga menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong penguatan sektor industri nasional melalui berbagai program strategis seperti hilirisasi industri, pengembangan sektor otomotif, penguatan industri baterai listrik, serta pengelolaan sumber daya alam secara optimal. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing secara global. Polri, kata dia, juga siap mendukung peningkatan kompetensi pekerja melalui fasilitas pendidikan dan pelatihan, termasuk pemanfaatan fasilitas pendidikan kepolisian untuk kegiatan pelatihan keterampilan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri turut menyampaikan komitmen Polri untuk terus menjadi mitra strategis pekerja, termasuk dalam memberikan perlindungan hukum, pendampingan terhadap permasalahan hubungan industrial, serta perlindungan bagi pekerja perempuan dari berbagai bentuk kekerasan. Ia juga mengapresiasi gerakan buruh yang menyampaikan aspirasi secara konstruktif dan tertib sehingga berbagai aspirasi pekerja dapat tersampaikan kepada pemerintah dan lembaga legislatif.
Menjelang waktu berbuka puasa, ceramah Ramadan disampaikan oleh Afif Johan selaku Dewan Pengawas BPJS Kesehatan. Dalam tausiyahnya ia mengingatkan pentingnya memuliakan orang tua serta meraih ridha Allah melalui bakti kepada orang tua. Ia mengajak para hadirin menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki hubungan keluarga, memperbanyak doa bagi orang tua, serta meningkatkan amal kebaikan.
Acara Silaturahmi Ramadan ini juga diisi dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada 53 anak yatim piatu serta penyerahan bantuan paket sembako bagi 2.000 korban PHK di Garut, yang secara simbolis diserahkan kepada beberapa perwakilan penerima bantuan.
Selain itu, Kapolri dan Presiden KSPSI juga berkesempatan mengunjungi toko ritel kebutuhan pekerja yang dikelola oleh Koperasi Konsumen Pekerja PT NOK Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, pihak koperasi secara simbolis menyerahkan tiga kartu anggota koperasi sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi pekerja melalui gerakan koperasi.
Kegiatan Silaturahmi Ramadan ini menjadi momentum penting mempererat sinergi antara serikat pekerja, pemerintah, aparat keamanan, dan dunia usaha dalam menghadapi tantangan global sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Her-spsibekasi.org