
Jakarta, spsibekasi.org – Tiga konfederasi besar serikat pekerja di Indonesia menyatakan dukungan agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden RI. Deklarasi ini disampaikan sebagai bentuk penolakan terhadap politisasi dan wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), sebagaimana keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (12/2/2026).
Deklarasi digelar di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, dan diikuti sekitar 2.500 peserta. Acara yang dijadwalkan mulai pukul 13.30 WIB sempat tertunda akibat hujan deras. Namun karena hujan tak kunjung reda, kegiatan tetap dilaksanakan di bawah guyuran hujan sebagai bentuk komitmen sikap. Hadir dalam kegiatan tersebut Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPI Said Iqbal, dan Presiden KSBSI Ely Rosita Silaban.
Dalam deklarasinya, ketiga konfederasi menyampaikan lima poin sikap, yaitu:
- Mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden RI, bukan di bawah kementerian/lembaga.
- Menolak politisasi dan militerisasi Polri serta menilai penempatan di bawah kementerian inkonstitusional dan bertentangan dengan semangat Reformasi.
- Mendukung pemerintahan Presiden RI.
- Mendesak pengesahan RUU Ketenagakerjaan.
- Berkomitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Deklarasi ini menegaskan posisi gerakan buruh dalam menjaga institusi Polri sebagai alat negara yang profesional, independen, serta tetap sejalan dengan prinsip supremasi sipil sebagaimana amanat Reformasi.
Her-spsibekasi.org