
Karawang, spsibekasi.org – Persoalan pengupahan, dinamika perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), serta perkembangan pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) menjadi fokus utama dalam agenda Piket Bersama, sebuah kegiatan rutin yang dilaksanakan sesuai amanah Hasil Musyawarah Daerah (Musda) FSP KEP SPSI Provinsi Jawa Barat. Kegiatan yang digelar oleh Pimpinan Daerah (PD) FSP KEP SPSI Provinsi Jawa Barat bersama Pimpinan Cabang (PC) FSP KEP SPSI Kabupaten Karawang ini berlangsung pada 8 Desember 2025 mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB, dengan dihadiri sekitar 30 peserta dari unsur PD, PC, dan perwakilan PUK naungan PC Karawang.
Dalam forum ini, masing-masing PUK memaparkan perkembangan situasi hubungan industrial di perusahaan masing-masing, termasuk dari PT Bridgestone Karawang, PT Softex Indonesia, PT Kao Indonesia, serta beberapa perusahaan lainnya. Beberapa isu yang menonjol mencakup perkembangan perundingan PKB, kondisi kelayakan kerja, dan dinamika hubungan industrial menjelang akhir tahun.
Selain itu, PC FSP KEP SPSI Kabupaten Karawang turut melaporkan perkembangan pengelolaan keuangan organisasi sebagai langkah penguatan tata kelola dan transparansi di tingkat kabupaten.
Ketua PD FSP KEP SPSI Provinsi Jawa Barat, Agus Koswara, dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan Piket Bersama ini merupakan pertemuan kedua yang dilakukan di wilayah Karawang dan harus dijadikan ruang curah pendapat serta konsolidasi untuk membaca kondisi riil serikat pekerja. Ia berharap forum ini dapat memberikan masukan dan saran bagi PD dalam merumuskan kebijakan strategis organisasi di tingkat provinsi.
Terkait perundingan PKB, Agus menyampaikan bahwa terdapat tiga prioritas utama yang harus diperjuangkan oleh tim perunding di setiap perusahaan, yaitu: Kepastian kerja bagi seluruh pekerja, Kepastian upah yang layak serta konsisten dengan regulasi, Kepastian penyelesaian perselisihan PHK secara cepat dan berkeadilan.
Agus juga menyoroti maraknya judi online yang kembali mengkhawatirkan di beberapa wilayah, termasuk Karawang. Ia tidak menutup kemungkinan akan dikeluarkannya imbauan resmi untuk menekan penyebaran dan dampak judi online terhadap pekerja di Jawa Barat.
Sementara itu, Ira Laila Budiman, Wakil Ketua I PD FSP KEP SPSI Provinsi Jawa Barat, memaparkan perkembangan program perkuliahan untuk anggota serikat pekerja di Jawa Barat. Ia berharap PC dan PUK dapat memberikan dukungan penuh, terutama melalui pemberian dispensasi bagi pekerja yang sedang menempuh pendidikan.
Sebagai anggota Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat, Ira turut menjelaskan perkembangan proses penetapan upah tahun 2026. Ia menegaskan bahwa unsur serikat pekerja menolak Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terutama terkait besaran nilai Alfa, yang dinilai tidak berpihak pada peningkatan kesejahteraan pekerja.
Dari aspek internal organisasi, bendahara PD menyampaikan laporan pengelolaan keuangan serta progres pembangunan Pusdiklat KSPSI yang saat ini tengah berlangsung di Purwakarta, yang ke depan diharapkan menjadi pusat pelatihan dan peningkatan kapasitas kader serikat pekerja.
Menutup kegiatan, PD FSP KEP SPSI Provinsi Jawa Barat menyampaikan apresiasi atas upaya dan komitmen PUK dalam menjalankan perundingan PKB yang sedang berlangsung, serta memberikan penghargaan kepada PC Karawang atas dukungan penuh terhadap program perkuliahan yang telah berjalan.
Her-spsibekasi.org