Workshop Kaderisasi 2025, Serikat Pekerja Unilever Jakarta Fokus Bentuk Kader Militan, Inovatif, Kreatif, Intelek, Responsif
Penguatan Soliditas, Ideologi, dan Kepemimpinan Warnai Workshop Kaderisasi Unilever 2025
Bekasi, spsibekasi.org — Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK SP KEP SPSI) PT Unilever Indonesia Tbk Jakarta menyelenggarakan Workshop Kaderisasi 2025 dengan tema “Mewujudkan Kader yang MIKIR Militan, Inovatif, Kreatif, Intelek, dan Responsif.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (29/11), bertempat di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) SP KEP SPSI Cibening, Setu, Bekasi.
Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan pelaksanaan upacara pembukaan di halaman BLKK, dan dijadwalkan berakhir pada pukul 16.45 WIB. Workshop ini menjadi agenda tahunan serikat pekerja dalam menyiapkan kader-kader potensial yang akan menjadi penggerak organisasi di masa mendatang.
Workshop Kaderisasi 2025 menghadirkan sejumlah materi pengembangan organisasi dan kepemimpinan, antara lain:
- Games dan aktivitas outdoor untuk melatih kebersamaan, dipandu oleh Heri Budiono.
- Materi ideologi dan prinsip-prinsip organisasi yang disampaikan oleh Moh. Yusuf.
- Pemaparan dari H. M. Noor, Ketua PUK SP KEP SPSI PT Unilever Indonesia Tbk Jakarta sekaligus tokoh senior yang aktif pada tahun 1985 dan telah menjabat selama empat periode.
- Pemantik diskusi ketenagakerjaan oleh Heri Budiono mengenai peran anggota dalam menghadapi tantangan hubungan industrial di masa depan.
- Penyampaian materi mengenai soliditas dan solidaritas organisasi oleh Ono Kartono.
Kegiatan pembekalan ini juga menjadi ruang bagi para peserta untuk memahami sejarah perjuangan serikat pekerja, dinamika organisasi, hingga tantangan hubungan industrial modern.
Ketua PUK SP KEP SPSI PT Unilever Indonesia Tbk Jakarta, Norvan R. Lubis dalam keterangannya, menjelaskan bahwa workshop tahun ini diikuti oleh 30 peserta, masing-masing berasal dari 6 site (lima pabrik dan satu kantor pusat), dengan kuota lima orang per site.
Ia menegaskan bahwa kegiatan kaderisasi merupakan agenda wajib yang dilaksanakan setiap tahun untuk mempersiapkan calon-calon Bakorah, komisariat, dan struktur organisasi lainnya.
“Pengkaderan ini penting dilakukan sejak dini agar anggota memahami organisasi, siap menjalankan peran, serta mampu mendukung kebutuhan struktur serikat pekerja di masa depan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran para senior, termasuk mantan Ketua PUK seperti H. M. Noor, memberikan nilai sejarah dan motivasi kuat bagi kader-kader muda.
Norvan menegaskan bahwa keberadaan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) milik PC FSP KEP SPSI Bekasi menjadi aset penting untuk pengembangan kompetensi anggota.
“BLKK ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Dulu kegiatan seperti ini dilakukan di luar, namun kini kita punya fasilitas sendiri yang dapat digunakan untuk membina para kader,” tegasnya.
Melalui workshop ini, PUK SP KEP SPSI PT Unilever Indonesia Tbk Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemampuan kader, meningkatkan kualitas organisasi, dan memastikan keberlanjutan perjuangan serikat pekerja.
Workshop Kaderisasi 2025 yang masih berlangsung saat pemberitaan ini diturunkan diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang militan, inovatif, intelek, dan responsif, selaras dengan nilai dasar perjuangan organisasi, serta siap menghadapi dinamika dan tantangan ketenagakerjaan yang semakin kompleks di masa mendatang.
Her-spsibekasi.org




