Konferensi K3 ACTU OSH di Brisbane Australia, Memperkuat Perlindungan K3 Pekerja Indonesia

Melangkah Bersama Menuju Lingkungan Kerja yang Aman dalam Konferensi K3 ACTU OSH di Brisbane, Australia

Brisbane, spsibekasi.org – Sebagai langkah penting dalam upaya meningkatkan perlindungan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) bagi pekerja Indonesia, Hermansyah, SH, Ak3, mewakili PC FSP KEP SPSI Kab-Kota Bekasi (CEMWU Indonesia), mengambil bagian dalam Konferensi K3 ACTU OSH yang diadakan di Brisbane, Australia. Konferensi ini berlangsung pada tanggal 2-7 Oktober 2023 dan merupakan inisiatif Australian Council of Trade Unions (ACTU) yang menjadi wadah bagi serikat pekerja dan organisasi non-pemerintah untuk berbagi pengetahuan serta memahami aspek K3 yang khusus dan relevan.

Partisipasi Hermansyah dalam konferensi ini didasarkan pada undangan yang diterimanya dari Union Aid Abroad-APHEDA yang secara resmi mengakreditasinya sebagai perwakilan PC FSP KEP SPSI Kab-Kota Bekasi. Tugas utamanya adalah untuk mewakili organisasi ini dalam upaya membangun hubungan internasional dan memperkenalkan SP KEP SPSI (CEMWU Indonesia) kepada Serikat Pekerja dan NGO di Australia.

Konferensi ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:

Untuk mendukung presentasi dan partisipasi dalam konferensi, berbagai alat bantu telah dipersiapkan, termasuk plakat yang mewakili PC FSP KEP SPSI Kab-Kota Bekasi, T-shirt Divisi K3 Cemwu Indonesia, kartu nama dan alamat media sosial organisasi, file presentasi, file ringkasan riset, serta buku hasil riset dalam bahasa Indonesia dan versi bahasa Inggris.

Kegiatan konferensi berlangsung mulai tanggal 2 hingga 7 Oktober 2023, yang mencakup perjalanan pulang-pergi dari Indonesia ke Australia. Berikut adalah rangkaian kegiatan secara umum:

Hermansyah menjadi pembicara mewakili SP KEP SPSI berbicara masalah situasi K3 dan perjuangan yg telah dilakukan oleh SP KEP SPSI dalam meningkatkan perlindungan K3 Pekerja Indonesia, dilakukan di sesi terakhir Konferensi K3 hari pertama tanggal 4 Oktober 2023.

Konferensi ini memberikan perhatian khusus pada berbagai aspek K3 di Australia, termasuk perbedaan peraturan K3 di setiap negara bagian, peran serikat pekerja yang kuat dalam politik, peran penting HS Rep dalam melindungi kepentingan K3 pekerja, pengorganisasian pekerja yang mengalami cedera, serta bahaya-bahaya khusus seperti Psikososial, Air Borne, Silika, Asbestos, Diesel,

Setelah konferensi, langkah-langkah tindak lanjut akan melibatkan pengiriman hasil riset dan modul pelatihan K3 ke berbagai pihak terkait. Hermansyah juga akan aktif terlibat dalam Indo Pacific Economic Framework for Prosperity Agreement untuk meningkatkan perlindungan pekerja terhadap bahan berbahaya dalam industri dan perdagangan.

Perjalanan ini adalah bagian dari komitmen yang kuat untuk meningkatkan perlindungan K3 bagi pekerja Indonesia. Melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan internasional, diharapkan akan tercipta sinergi yang lebih baik dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat bagi semua pekerja.

Kontributor: Hermansyah, SH, AK3
Editor: Hermawan/Hmw-spsibekasi.org

Exit mobile version